Kategori Berita

Informasi

Restorasi Lahan Kritis, Kementerian LHK Gelar Penanaman 20 Ribu Pohon Produktif Di Brebes

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Brebes – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terus mendorong upaya restorasi lahan-lahan kritis di berbagai daerah di Indonesia. Akan hal itu pula, baru-baru ini KLHK menggelar kegiatan penanaman 20 ribu pohon di Desa Sitanggal, Kecamatan Larangan, Brebes, Jawa Tengah dengan menggandeng Lembaga Sosial Ekonomi Amanah Umat (LeSMA), salah satu lembaga sosial di wilayah tersebut.

 

“Dari laporan yang saya terima dari Dinas LHK Brebes, ada 6600 ribu hektar lahan kritis di Brebes dan baru ditanami 30 ribu hektar. Masih ada ribuan hektar lagi yang menjadi PR kita bersama untuk menanami pohon, hal itu guna mencegah terjadinya bencana,” demikian disampaikan oleh Staf Khusus Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutan (KLHK) Dr Sonny Soeharso melalui rilisnya, Sabtu (16/7/2022).

 

Dikatakannya lagi, kegiatan roadshow penanaman pohon di lahan-lahan kritis bertajuk “Restorasi Bumi” merupakan rangkaian kampanye lingkungan hidup yang berorientasi pada dua tujuan utama. Yang pertama jelas Sonny, KLHK mendorong upaya penanggulangan bencana alam melalui restorasi lahan-lahan kritis dengan penanaman ribuan pohon.

 

“Yang kedua bertujuan untuk mendorong masyarakat umum agar bisa menanam jenis-jenis pohon produktif di lahan-lahan kritis seperti mangga, rambutan, jambu dan sebagainya. Dengan demikian diharapkan kelak pohon-pohon produtif tersebut turut memberikan benefit ekonomi kepada masyarakat setempat,” begitu kata Sonny yang juga Wakil Sekretaris Dewan Pakar DPP Partai Nasdem.

 

Pihaknya pun turut membuka ruang partisipatif penanaman pohon di lahan-lahan kritis dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat umum. KLHK katanya akan membantu berbagai benih pohon produktif yang akan disalurkan melalui kelompok kerja tertentu di masing-masing daerah.

 

“Masyarakat yang mau meminta bibit itu satu KTP bisa dapat 25 bibit tanaman gratis, itu nggak usah bayar ya, berkelompok nanti bisa diatur oleh ketua kelompok atau siapapun bisa mengajukan,” jelas Sonny.

 

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah Brebes, Laode Vindar Aris Nugroho menyebutkan pihaknya sudah melakukan berbagai kegiatan dalam upaya memberikan edukasi kepedulian terhadap lahan-lahan kritis di wilayah Brebes. “Upaya ini termasuk langkah preventif supaya masyarakat tersadarkan dan budaya semula yang memanfaatkan lahan hutan, sekarang kita sadarkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga kelestarian hutan,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Adhi Darmawan, penggerak LeSMA menyampaikan apresiasi yang tinggi bagi KLHK. Apresiasi tersebut disampaikannya mengingat betapa Brebes merupaan salah satu wilayah rawan bencana alam. Kegiatan restorasi lahan-lahan kritis tersebut dinilai akan memberikan dampak positif dalam banyak hal.

 

“Lingkungannya bisa terjaga, ekonomi warga berpotensi meningkat karena pohon yang ditanam kategori pohon berbuah. Ada 20 ribu bibit pohon mulai dari bibit pohon petai gunung, sirsak, jambu, rambutan, durian, jati, mahoni, tabebuya, serta picung,” begitu katanya. []

Penulis: Yuli Rahmad

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Advertorial

Berita Terkait

Berita Lainnya

Leave a Comment

Advertorial

Berita Terpopuler

Kolom

Suara Pembaca

Kirimkan tanggapan dan komentar Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik dan keluhan konsumen.

Kategori Berita