Kategori Berita

Informasi

Pietra Paloh Pimpin DPP GARPU, Imbau 5 Hal ini Kepada Seluruh Kader

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Balikpapan – Prosesi serah-terima jabatan Ketua Umum DPP Gerakan Restorasi Pedagang dan UMKM (GARPU) dari Jufry Reigen Lumintang kepada Pietra Machreza Paloh baru saja dilakukan siang tadi, Rabu (6/7/2022). Dalam pidato intelektualnya, Pietra menyampaikan lima hal penting yang harapnya dapat diimplementasikan oleh para kader GARPU di seluruh Indonesia.

 

“Yang pertama, teruslah perjuangkan ekonomi rakyat kecil melalui gerakan penguatan pedagang dan UMKM. GARPU harus mampu mendorong upaya penguatan sektor UMKM dengan cara-cara yang kreatif. Cara-cara yang benar-benar mampu memberikan dampak yang luas bagi lingkungan kita,” demikian ujar Pietra dalam pertemuan secara online yang dihadiri oleh puluhan pengurus pusat dan wilayah dari berbagai daerah di Indonesia.

 

Dikatakannya lagi, tantangan ekonomi global di masa mendatang diperkirakan akan begitu banyak. Para pelaku usaha kecil akan menjadi salah satu segmen masyarakat yang begitu potensial terdampak dinamika ekonomi global. Untuk itu dia menegaskan, GARPU harus mampu mengambil peran, minimal memastikan para pelaku UMKM di lingkungan terdekat dapat memperoleh akses pendampingan dan pembinaan. “Karena kita harus sejahtera bersama-sama,” demikian katanya.

 

“Yang kedua perlu saya sampaikan, angkat marwah GARPU,” tambah Pietra lagi.

 

GARPU pinta Pietra tidak boleh sekedar dikenal sebagai bagian dari Partai Nasdem. Lebih daripada itu, GARPU harus benar-benar mampu menunjukkan eksistensinya dalam bidang pengembangan sosial ekonomi kemasyarakatan. Marwah yang demikian katanya perlu dibentuk agar organisasi tersebut benar-benar bisa diterima di tengah-tengah masyarakat.

 

“Yang Ketiga, saya minta jangan terlalu banyak politik dalam GARPU. Kalau untuk rokok sebatang aja masih pening, nggak usaha berpolitik dulu lah. Fokus pengembangan dan penguatan diri,” begitu penekanan pesan ketiga yang diutarakan Pietra.

 

Kendatipun demikian, Pietra tak menampik betapa kader-kader GARPU merupakan calon-calon pemimpin Indonesia kedepan. Bahkan sejauh ini dia melihat, sejumlah kader-kader GARPU sedang melalui sejumlah proses seleksi bakal calon wakil rakyat baik yang berada di level daerah, wilayah, hingga pusat. Akan tetapi dia meminta para kader GARPU untuk menerapkan praktik politik yang teduh.

 

“Tidak perlu berselisih pada hal-hal yang bukan subtansi penting. Tidak perlu ada polemik yang tidak penting. Tidak pantas praktek politik yang terlalu menonjolkan ego sektoral. Manusia-manusia seperti itu nggak perlu ada di GARPU. Harus ada reformasi akhlak dalam diri kader GARPU,” begitu timpal Pietra lagi.

 

“Yang keempat saya pesankan, para kader GARPU perlu memastikan cita-cita, visi, dan mimpi Surya Paloh ada di GARPU. Perlu juga dipastikan, cita-cita, visi, dan mimpi Rusli Paloh juga harus ada di wadah ini. GARPU lahir dan berkembang atas cita-cita Rusli Paloh. Dan kita-kita ini sebagai putra ideologis beliau, sebagai putra asuh beliau, harus terus memperjuangkan kemasalahatan masyarakat di sektor UMKM,” sebut Pietra panjang lebar.

 

Yang terakhir, Pietra meminta para kader GARPU untuk terus bekerja secara terstruktur dan efektif dalam mencapai tujuan organisasi. “Bantu saya untuk terus bekerja secara optimal, untuk mendorong pengembangan garpu. Ini adalah PR seluruh pengurus GARPU dari segala lini, mulai dari Pusat, hingga ke wilayah dan daerah,” begitu tutupnya. []

Penulis: Yuli Rahmad

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Advertorial

Berita Terkait

Berita Lainnya

Leave a Comment

Advertorial

Berita Terpopuler

Kolom

Suara Pembaca

Kirimkan tanggapan dan komentar Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik dan keluhan konsumen.

Kategori Berita