Kategori Berita

Informasi

Pasca Pengesahan Pengurus Baru, Habib Mohsen Dorong GARPU Lebih Agresif

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Jakarta – Anggota Dewan Pakar DPP Partai Nasdem, Habib Dr Mohsen Hasan Alhinduan Lc MA memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus DPP Gerakan Restorasi Pedagang dan UMKM (GARPU) atas proses penyegaran pengurus yang baru saja dilakukan sejak 6 Juli 2022. Pasca pengesahan pengurus baru tersebut, dirinya meminta kepengurusan GARPU lebih agresif dalam menjangkau persoalan-persoalan UMKM.

 

“Dengan terbentuknya pengurus baru DPP GARPU periode 2022-2026, saya harap kedepan lebih agresif dalam menjangkau persoalan-persoalan pelaku UMKM. Sembari tentunya juga berharap mampu membangkitkan gairah bisnis pelaku UMKM di tengah-tengah adanya ketidakpastian ekonomi global akibat tekanan inflasi dan lain sebagainya,” demikian jelas Habib Mohsen yang juga Wakil Ketua 2 Dewan Penasehat DPP GARPU, Sabtu (16/7/2022).

 

Saat ini, pelaku UMKM tidak saja dihadapkan dengan kondisi ekonomi Indonesia yang masih tidak stabil lantaran efek Pandemi Covid yang belum sepenuhnya mengembalikan performa ekonomi nasional. Lebih jauh daripada itu, pelaku UMKM juga dihadapkan dengan proses adaptasi global karena krisis ekonomi yang terjadi secara masif di berbagai negara.

 

Sementara itu pada kenyataannya, proses tranformasi pelaku UMKM belum sepenuhnya terjadi. Sebagaimana observasi yang dilakukan Habib Mohsen, dirinya masih sering menemukan para pelaku UMKM yang tidak stabil secara produksi, belum memiliki standar packaging yang lebih baik, pendekatan promosinya masih cenderung konvensional, hingga masalah-masalah klasik lainnya seperti persoalan keterbatasan akses modal.

 

“Untuk itu GARPU harus benar-benar agresif.GARPU harus mampu membangun kolaborasi dengan banyak pihak secara intens dan kontinu sehingga bisa mendorong upaya-upaya pembinaan dan pendampingan yang lebih masif terhadap sektor UMKM,” begitu dia menekankan harapannya.

 

Di lain sisi dia melihat banyak hal positif yang perlu dikelola dengan baik. Sebut saja semisal keberlanjutan program pemberdayaan UMKM melalui alokasi anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Melalui program tersebut, pemerintah nilainya terus mendorong berbagai upaya penguatan UMKM melalui restrukturisasi kredit untuk mengurangi beban para debitur. Tidak saja itu, pemerintah juga mendorong peningkatan perluasan akses pembiayaan untuk UMKM melalui Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial.

 

“Tentu tujuannya agar porsi kredit UMKM dapat ditingkatkan. Dan kita harap akses penguatan UMKM ini terus berlanjut,” kata Habib Mohsen.

 

Dengan begitu besar dan luasnya jangkauan potensi pengelolaan sektor UMKM, pengurus baru DPP GARPU tentunya dapat melakukan berbagai upaya yang terstruktur dan sistematis. Diapun menaruh harapan besar agar DPP GARPU sebagai salah satu bagian dari Partai Nasdem dapat mewarnai penguatan ekosistem UMKM di Indonesia.

 

“Insyaallah keberadaan Garpu dengan pengurus baru periode 2022 -2026 dibawah kepemimpinan Ketua Umum Pietra M Paloh akan mampu membangkitkan gairah semangat bagi para pelaku UMKM dan mampu bergandeng tangan dengan pemerintah,” begitu tutup Habib Mohsen. []

Penulis: Yuli Rahmad

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Advertorial

Berita Terkait

Berita Lainnya

Leave a Comment

Advertorial

Berita Terpopuler

Kolom

Suara Pembaca

Kirimkan tanggapan dan komentar Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik dan keluhan konsumen.

Kategori Berita