Kategori Berita

Informasi

Home Cuan

Panen Raya Cabai di Sumedang, Mentan SYL Tegaskan Ketersediaannya Cukup

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Sumedang – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) melakukan kunjungan ke Desa Sukawangi, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Selain dimanfaatkan untuk melakukan panen raya cabai, dalam kunjungan tersebut Mentan SYL juga memastikan ketersediaan cabai cukup memadai di beberapa sentra produksinya.

 

“Memang ada dinamika harga menjelang hari raya Iduladha. Dan ini adalah momentum yang terjadi setiap tahun, idulfitri, Iduladha, Natal dan tahun baru. Tapi kami hadir di sini,  bersama Pak Bupati dan jajaran lainnya untuk memastikan bahwa cabai tersedia cukup,” kata Mentan sebagaimana rilis Kementan, Minggu (3/7/2022).

 

Dijelaskannya, produksi cabai besar nasional pada bulan Juni mencapai 78.040 ton dan cabai rawit 1.723 ton. Sementara itu proyeksi kebutuhan cabai besar diperkirakan 76.317 ton sehingga neraca cabai besar surplus 1.723 ton. Hal yang sama juga terjadi pada cabai keriting, ada surplus 1.403 ton karena kebutuhan nasional bulan Juni diperkirakan 72.159 ton.

 

Selain faktor jelang Iduladha, gejolak harga cabai menurut Mentan SYL juga dipengaruhi oleh kondisi anomali cuaca dan serangan hama penyakit yang massif sehingga membuat hasil panen petani tidak optimal. Disamping itu, ia menambahkan dibukanya PPKM, kebutuhan Horeka  juga turut meningkatkan permintaan cabai.

 

“Saya lihat Sumedang ini bagus. Menurut laporan cabai-nya surplus. Kalau begitu, Sumedang bisa menyuplai daerah lainnya yang defisit,” ungkapnya.

 

Wilayah Pamulihan merupakan sentra cabai di Sumedang selain di wilayah perkebunan Gunung Sindulang, Cimanggung, dan Wado. Berdasarkan data early warning system (EWS) bulan Juni hingga Juli, ketersediaan cabai baik cabai besar maupun cabai rawit di Kabupaten Sumedang juga mengalami surplus.

 

Produksi cabai besar dan rawit bulan Juni, sebanyak 515 ton dan 393 ton, sementara kebutuhan cabai besar dan rawit adalah, 324 ton dan 307 ton. Untuk bulan Juli, produksi cabai besar dan rawit mencapai 500 ton dan 337 ton sedangkan kebutuhan untuk kedua cabai tersebut adalah 353 ton dan 321 ton.

 

Kenaikan harga cabai pada sisi lain menurut Mentan juga berdampak pada pendapatan petani. “Tadi ada yang membahagiakan, ternyata dari kenaikan yang ada, petani juga turut menikmati. Jadi jangan sampai hanya pedagang saja. Tentu konsumen juga harus kita perhatikan bersama juga,” pungkasnya. []

Penulis: Yuli Rahmad

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Advertorial

Berita Terkait

Berita Lainnya

Leave a Comment

Advertorial

Berita Terpopuler

Kolom

Suara Pembaca

Kirimkan tanggapan dan komentar Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik dan keluhan konsumen.

Kategori Berita