Kategori Berita

Informasi

Keluarga Besar GARPU Turut Berduka Atas Meninggalnya Eril Putra Sulung Ridwan Kamil

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Insiden hilangnya Eril terjadi pada pukul 10.00 waktu Swiss (26 Mei 2022) Saat itu Eril bersama adiknya, Zara dan temannya sedang berenang di Sungai Aare. Eril dan rombongan turun ke sungai di area yang bertangga. Juga memilih titik di mana ada lansia dan anak-anak yang berenang dengan asumsi titik tersebut tidak berbahaya.

 

 

 

Pihak keluarga, Elpi Nazmuzaman dalam keterangan tertulisnya menceritakan, Eril yang turun paling pertama untuk memastikan kelompoknya aman.

 

Setelah memastikan dua anggota kelompoknya selamat sampai di atas (kembali di darat), Eril tiba-tiba terseret arus dan sempat berteriak meminta tolong. Teriakannya didengar warga sekitar yang lalu melaporkan kejadian itu ke polisi air.

 

“Eril berteriak ‘help’, keluarga yang ada di pinggir berupaya menolong. Teriakan ‘help’ terdengar warga di pinggir sungai dan memberi tahu polisi. Di hilir, posisinya polisi sudah tahu (akan ke mana),” jelas Elpi.

 

Seperti diketahui, Eril merupakan putra sulung Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Eril dan keluarga berada di Swiss dalam rangka mencari sekolah untuk Eril yang akan melanjutkan ke jenjang S2.

 

 

 

“Namun takdir Allah sudah ditetapkan, Eril terbawa arus sebelum berhasil naik ke daratan,” ujarnya lagi.

 

 

Keluarga Sudah Ikhlas

 

 

Atalia, Istri Ridwan Kamil melalui akun Instagram resminya memutuskan untuk pulang ke Indonesia setelah upaya pencairan sang putra sulung dalam beberapa hari terakhir belum membuahkan hasil.

 

Atalia menulis pesan yang menyentuh untuk putra kesayangannya tersebut. “Ril…mamah pulang dulu ke Indonesia, ya…” tulis Atalia.

 

 

 

Bersama dengan pesan itu, ibu tiga anak tersebut mengunggah foto di Instagram yang menunjukkan dia, sang suami, serta anak perempuannya sedang duduk berdampingan memandang Sungai Aare di Bern. Di sungai itulah, Eril terakhir kali terlihat dan hanyut terbawa arus

 

Lewat unggahan tersebut, dia juga memanjatkan doa untuk sang anak. Atalia berharap sungai Aare, yang sedang mengalirkan lelehan salju dari gunung, tidak membuat Eril kedinginan.

 

Majelis Ulama Indonesia (MUI) sendiri telah mengeluarkan seruan untuk melaksanakan shalat gaib untuk Eril. MUI mengeluarkan seruan tersebut pada Kamis (26/6/2022) malam.

 

“Bapak Moch. Ridwan Kamil beserta istri sudah mengikhlaskan sepenuhnya dan menyakini bahwa ananda tercinta Emmeril Kahn Mumtadz sudah meninggal dunia karena tenggelam,” tulis MUI dalam pernyataannya yang diterima GarpuNews.

 

“KBRI di Swiss menyampaikan bahwa otoritas setempat sudah mengubah status pencarian ananda tercinta Emmeril Kahn Mumtadz, dari yang tadinya berstatus orang hilang (missing person) menjadi status mencari orang yang tenggelam (drowned person). Hal ini mengisyaratkan bahwa orang yang dicari dimungkinkan sudah meninggal dunia.”

 

Menurut MUI dengan memperhatikan keterangan tersebut, dengan memperhatikan hukum syara’, jenazah harus segera dishalatkan. Namun karena belum ditemukan, maka dilakukan shalat gaib.

“Oleh karena itu MUI Provinsi Jawa Brat menyerukan kepada seluruh masyarakat Muslim untuk melakukan shalat gaib … pada Jumat 3 Juni 2022 di setiap masjid/mushalla, bisa dilakukan sebelum shalat Jum’at, bisa juga banda shalat Jum’at,” tambah MUI.

Penulis: (HND)

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Advertorial

Berita Terkait

Berita Lainnya

Leave a Comment

Advertorial

Berita Terpopuler

Kolom

Suara Pembaca

Kirimkan tanggapan dan komentar Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik dan keluhan konsumen.

Kategori Berita