Kategori Berita

Informasi

Kamu Penyuka Traveling? Nih Rekomendasi Mukena Teye di Arena NUTS

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Sejak remaja, Yuyun memiliki hobi traveling ke berbagai kota baik di dalam maupun di luar negeri. Sebagai perempuan muslim, perjalanan jauh ke berbagai kota menuntutnya untuk mempersiapkan bekal seefektif mungkin. Salah satunya faktor perlengkapan ibadah shalat. Nyatanya persediaan mukena dan sajadah seringkali memberatkan bawaannya.

 

Bukan tak beralasan. Dulu-dulu mukena dan sajadah berbahan dasar cukup berat. Entah itu berbahan kulit, kain, dan lain sebagainya. Karena bahan serba tebal tersebut, pengepakan alat shalat jelas menambah energi tersendiri dari setiap perjalanan yang dilakukan. Sejak itu Yuyun jadi ingin memproduksi mukena dan sajadah yang praktis untuk perjalanan jauh.

 

Meski akhir-akhir ini alat shalat dengan bahan yang ringan telah menjamur, Yuyun masih melihatnya sebagai peluang usaha.  Mukena dan sajadah berbahan ringan yang telah lama diinginkan Yuyun baru diwujudkan produksinya pada 2019.

 

Sampai saat ini Yuyun masih mengandalkan bahan Silky, Katun Sutera yang produknya diimpor dari luar. Dengan bahan baku tersebut, produk mukenanya jadi lebih ringan dan trendi.

 

“Pengennya make bahan baku lokal. Tapi masih ketebalan, ” kata perempuan bernama lengkap Aminin Yuniarsih ini.

 

Teye Mukena yang diproduksi Yuyun hanya ada dua jenis. Varian pertama Mukena Reguler, dijual seharga Rp 270 ribu. Jenis mukena kedua yakni 2in1. Bedanya jenis ini memiliki resleting di bagian dagunya.

 

“Mukena 2in1 lebih praktis lagi. Harganya Rp 280 ribu, ” jelasnya.

 

Sementara itu, sajadah miliknya diproduksi dalam 3 varian berbeda. “Ada bahan kanvas, model saku, dan sajadah mini. Harganya antara Rp 70-125 ribu,” tandas Yuyun.

 

Sejauh ini, intensitas penjualan Mukena Teye cukup menjanjikan. Selain dijual secara retail di Jakarta, Yuyun juga sudah memiliki sejumlah resailer di berbagai kota.

 

“Bahkan udah ada resailer di Malaysia dan Singapur. Sistemnya beli putus, ” ujar Yuyun sumringah.

 

Dengan adanya dukungan DPP GARPU dalam agenda NUTS 2022, Yuyun berharap produknya bisa mendapatkan pendampingan UMKM dalam bentuk perluasan pasar. Dia optimis, produknya bisa diterima oleh berbagai kalangan karena simpel dan modis.

 

“Harapannya GARPU dapat membantu perluasan pasar produk saya, ” tutup Yuyun. []

 

Penulis: Yuli Rahmad

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Advertorial

Berita Terkait

Berita Lainnya

Leave a Comment

Advertorial

Berita Terpopuler

Kolom

Suara Pembaca

Kirimkan tanggapan dan komentar Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik dan keluhan konsumen.

Kategori Berita