Kategori Berita

Informasi

Ini Tarif Baru Penyeberangan per 1 Oktober 2022

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Jakarta – PT ASDP Indonesia Ferry (persero) mengumumkan, mulai 1 Oktober 2022, pihaknya akan menerapkan penyesuaian tarif baru di 53 lintasan penyeberangan di seluruh Indonesia.

 

Hal itu sejalan dengan telah disahkannya Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 184 tahun 2022 tentang Perubahan atas Keputusan Menteri Perhubungan No.172 tahun 2022 tentang Tarif Penyelenggaraan Angkutan Penyeberangan Kelas Ekonomi Lintas Antarprovinsi dan Lintas Antarnegara.

 

Sekretaris Perusahaan PT ASDP Indonesia Ferry (persero), Shelvy Arifin, menjelaskan bahwa pemberlakuan kebijakan tarif baru yang tertuang dalam KM.184 sebagai upaya mendukung keberlanjutan layanan dan bisnis angkutan penyeberangan di Tanah Air. Penyesuaian tarif ini sebagai komitmen Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan bisnis angkutan penyeberangan pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) belum lama ini.

 

“Regulasi penyesuaian tarif penyeberangan akan berlaku pada Sabtu (1/10) pukul 00.00 (menyesuaikan zona), sejak Kepmen No.184 ditetapkan. Sebelumnya, penundaan dilakukan karena adanya evaluasi terhadap beberapa lintasan terkait penyesuaian untuk beberapa golongan kendaraan,” ujar Shelvy sebagaimana dikutip dari Laman InfoPublik, Sabtu (1/10/2022).

 

Penyesuaian tarif baru akan diterapkan di 53 lintasan penyeberangan yang tersebar di seluruh Indonesia dengan rincian, lintas Merak – Bakauheni, Ketapang – Gilimanuk, Lembar – Padangbai, Bajoe – Kolaka, Tanjung Kelian – Tanjung Api-api, Balikpapan – Taipa, Balikpapan – Mamuju, Bitung – Ternate, Bira – Sikeli, Sape – Waikelo, Sape – Labuan Bajo, Pagimana – Gorontalo, Siwa – Lasusua, Surabaya – Lembar, Bitung – Tobelo, Batam – Mengkapan, Karimun – Mengkapan, Sape – Waingapu, Batam – Kuala Tungkal, Dumai – Malaka, Mengkapan – Tanjung Pinang, Batam – Sei Seleri, dan lintas Karimun – Sei Seleri.

 

Selanjutnya di lintas Ketapang – Lembar, Batulicin – Garongkong, Jangkar – Lembar, Jangkar – Kupang, Patimban – Trisakti, Patimban – Dwikora, Marisa – Dolong, Singkil – Gunung Sitoli, Paciran – Garongkong, Dabo – Kuala Tungkal, Tambelan – Sintete, Serasan – Sintete, Gorontalo – Wakai, Paciran – Bahaur, Kendal – Kumai, Tarakan – Toli-toli, Jampea – Marapokot, Jampea – Labuan Bajo, Tual – Kaimana, Wahai – Fakfak, Wahai – Waigama, Gag – Gebe, Wasior – Nabire, Biak – Manokwari, Banggai – Taliabu, Natuna – Sintete, Sorong – Gebe, Numfor – Manokwari, Namlea – Sanana, serta lintas Sanana – Teluk Bara.

 

Shelvy mengungkapkan, kenaikan harga BBM tentu berdampak pada layanan penyeberangan, termasuk yang dikelola ASDP. Komponen BBM berkontribusi sekitar 40-50 persen terhadap biaya operasional. “Dengan adanya penyesuaian tarif dengan rata-rata kenaikan 11 persen untuk lintasan komersial, dan 5 persen untuk lintasan perintis, diharapkan operasional dan keberlanjutan bisnis Badan Usaha Angkutan Penyeberangan dan Pelabuhan berjalan stabil, dan terus menghadirkan pelayanan prima bagi pengguna jasa,” ungkapnya.

 

Penyesuaian tarif penyelenggaraan angkutan penyeberangan kelas ekonomi lintas Antarprovinsi dan Antarnegara juga berdasarkan pada Peraturan Menteri Perhubungan RI No.66 tahun 2019 tentang Mekanisme Penetapan dan Formulasi Perhitungan Tarif Angkutan Penyeberangan. Dimana pada pasal 11 ayat 1, disampaikan bahwa daalam hal terjadi kenaikan bahan bakar minyak, tarif angkutan penyeberangan dapat dilakukan penyesuaian sebelum Harga Pokok Penjualan (HPP) mencapai 100 persen.

 

Sebelum resmi diberlakukan pada Sabtu (1/10), Badan Usaha Angkutan Penyeberangan, Badan Usaha Pelabuhan dan BPTD diminta melakukan sosialisasi dan segera menyesuaikan sistem ticketing, pendistribusian informasi melalui spanduk di pelabuhan dan area berbagai fasilitas umum, dan media massa.

 

Mengacu pada KM 184 tahun 2022, penerapan penyesuaian tarif baru oleh ASDP juga berdasarkan Keputusan Direksi No.185/OP.404/ASDP-2022 tentang Tarif Tiket Terpadu Lintas Antarprovinsi pada Pelabuhan Penyeberangan di Lingkungan PT ASDP Indonesia Ferry, dan Keputusan Direksi No.186/OP.404/ASDP-2022 tentang Tarif Jasa Angkutan Penyeberangan Layanan Eksekutif pada Lintas Merak-Bakauheni di Atas Kapal Milik PT ASDP Indonesia Ferry, serta Keputusan Direksi No.187/OP.404/ASDP-2022 tentang Tarif Tiket Terpadu Layanan Eksekutif pada Lintas Merak-Bakauheni dari Pelabuhan Penyeberangan Merak dan Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni di Lingkungan PT ASDP Indonesia Ferry.

 

Selain itu, diinformasikan kepada seluruh pengguna jasa ferry ASDP yang akan melakukan reservasi tiket untuk perjalanan pada Sabtu (1/10) pukul 00.00 WIB seterusnya sudah dikenakan tarif baru.

 

Berikut ini list Tarif Terpadu (tarif sudah termasuk asuransi) :

 

MERAK – BAKAUHENI (REGULER)

Penumpang Dewasa Rp21.600

Penumpang Bayi Rp1.750

 

Kendaraan

Golongan I Rp25.100

Golongan II Rp58.550

Golongan III Rp126.350

Golongan IV

Kendaraan PenumpangRp 457.700

Kendaraan Barang Rp425.250

 

Golongan V

Kendaraan Penumpang Rp916.250

Kendaraan Barang Rp792.750

 

Golongan VI

Kendaraan Penumpang Rp1.516.500

Kendaraan Barang Rp1.220.000

 

Golongan VII Rp1.761.500

Golongan VIII Rp2.320.500

Golongan IX Rp3.546.500

 

 

MERAK – BAKAUHENI (EKSEKUTIF)

Penumpang Dewasa Rp77.000

Penumpang Bayi Rp4.000

 

Kendaraan

Golongan I Rp78.000

Golongan II Rp108.000

Golongan III Rp168.000

Golongan IV

Kendaraan Penumpang Rp644.000

Kendaraan Barang Rp457.000

 

Golongan V

Kendaraan Penumpang Rp1.138.000

Kendaraan Barang Rp828.000

 

Golongan VI

Kendaraan Penumpang Rp1.897.000

Kendaraan Barang Rp1.264.000

 

Golongan VII Rp1.792.000

Golongan VIII Rp2.367.000

Golongan IX Rp3.606.000

 

 

KETAPANG – GILIMANUK

Penumpang Dewasa Rp9.650

Penumpang Bayi Rp1.700

 

Kendaraan

Golongan I Rp10.050

Golongan II Rp29.050

Golongan III Rp42.500

Golongan IV

Kendaraan Penumpang Rp199.850

Kendaraan Barang Rp172.150

 

Golongan V

Kendaraan Penumpang Rp392.000

Kendaraan Barang Rp291.650

 

Golongan VI

Kendaraan Penumpang Rp593.350

Kendaraan Barang Rp484.900

 

Golongan VII Rp598.500

Golongan VIII Rp843.100

Golongan IX Rp1.167.650

 

 

PADANGBAI – LEMBAR

Penumpang Dewasa Rp62.200

Penumpang Bayi Rp5.900

 

Kendaraan

Golongan I Rp77.700

Golongan II Rp160.600

Golongan III Rp313.800

Golongan IV

Kendaraan Penumpang Rp1.127.300

Kendaraan Barang Rp1.061.800

 

Golongan V

Kendaraan Penumpang Rp2.144.200

Kendaraan Barang Rp1.795.000

 

Golongan VI

Kendaraan Penumpang Rp3.503.800

Kendaraan Barang Rp3.005.300

 

Golongan VII Rp3.858.800

Golongan VIII Rp5.417.9000

Golongan IX Rp7.856.000

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Advertorial

Berita Terkait

Berita Lainnya

Leave a Comment

Advertorial

Berita Terpopuler

Kolom

Suara Pembaca

Kirimkan tanggapan dan komentar Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik dan keluhan konsumen.

Kategori Berita